Yellow! :B You've stepped into an Idiot's paradise. Remember to tag~! ^^ -chuu-
Disclaimer
Welcome to my blog. Before anything else please follow these rules : No ripping, spamming, and any type of childish acts. Respect is a must. Best-viewed with screen resolutions 1024x768. Enjoy your stay and have fun!
Navigations

Home About Joined Profile Links Credits
Webmistress
Photobucket
My name is Angeline. You can call me Angel.
I'm 14 years old -this year-.
I love all about Korea, so maybe this blog will be full of Korea's thing.
Haha. Nice to know you, all!

Hater : Hello! Click Me!



Blabberings




Daily Reads
Achii
Aileen
Ichii
Angel's first blog
Dyanjean
Xuewen
Rei [appa]
Info Bee

My Plurk
Plurk.com


Bonjour, minna-san!!
Written at Sunday, April 25, 2010 | back to top

Hoho, saia kembali.

Yah... karna saia uda kangen banget ngapdet ni blog yang..... sepi -saia lebi suka kalo sepi, jadi saia bisa bercerita seenak udel-

Jadi lah saia berada di sini, dengan kepala yang pusing sebelah, dan pacar yang terus ngomel-ngomel karna saia nekat onlen.


Apa yah yang bakal saia bahas dipostingan kali ini?

Hmm.

Bagaimana tentang...... apa ya? Teman? Persahabatan?

Haha. Jujur saja, saia sudah tak sabar untuk membahas semua persepsi saia tentang apa itu teman yang pernah ada di dalam hidup saia.

Hoho. Lebai banget kayaknya. Tapi yah... that's me.


Apa sih teman itu? Menurut aku lho ya, teman itu adalah... orang yang ada di sekitar kita, orang yang tau kita - bukan kenal, karna kalo dia kenal kita, berarti dia sudah tau luar dalemnya kita bagaimana-. Teman itu nggak abadi. Dia mungkin cuman akan ada kalo kamu pas bahagia. Bukan pas kamu lagi nangis sendirian di saat bel istirahat berdentang dan dimana semua murid yang sekelas denganmu itu pergi meninggalkan kelas untuk pergi ke ruangan lain.

Hoho. Dunia memang tak selalu adil.

Bagaimana tentang sahabat?

Sahabat yah...?

Humm. Kurasa sahabat akan lebih "baik" daripada teman. Ia akan slalu ada di setiap waktu yang kita butuhkan, ia ada saat kita sedih atau gembira. Wow. Kelihatannya begitu "suci" sekali sahabat ini.

Yeah, sahabat. Haha. Dulu aku begitu memujanya. Wah, sahabat itu segalanya! Melebihi hidup! Bahkan pacarku saja sampai iri. Haha.


Ada yang pernah merasa kehilangan? Hoho. Pertanyaanku kali ini bukan bermaksud, kehilangan uang, barang, atau apapun. Tapi, merasa kehilangan seseorang, yang berwujud sama dengan kita, yang mempunyai akal, budi, dan pikiran yang sama dengan kita. Pernahkah?

Aku pernah. Sekarang mungkin, sedang mengalaminya.

Ngga enak ya ngga ada temen? Oh, banget.

Ngga enak ya kehilangan sahabat? Oh, sangat.

Ngga enak ya jadi orang yang sekarang ikut disindir-sindir? Oh, tidak juga.

Sebaliknya, aku merasa benar-benar telah diberi Tuhan untuk belajar. Belajar mengenai kehidupan.

Sekali lagi. Hidup itu tak adil.

Hei, setiap manusia pasti mempunyai masalah kan?

Dengan masalah itu lah manusia akan belajar, belajar untuk menjadi dewasa dan belajar untuk mempersiapkan diri mereka jikalau ada masalah yang akan datang, masalah yang akan lebih berat dan susah daripada masalah-masalah yang sebelumnya.

..dan aku menarik kesimpulan, aku sedang diberi masalah.

Aku beruntung, masih ada teman yang menemaniku, masih ada mama di sampingku, masih ada mami-papi ku, masih ada..... yang bilang, bahwa aku akan menjadi orang yang bodoh jika masih ingin berteman dengan mereka.

Yah, aku memang bodoh.

Bodoh karna terlalu menyayangi mereka. Haha.

Bodoh. Bodoh. Bodoh.

Apakah aku takut kehilangan mereka?

Dulu iya. Sekarang? Hahaha.. Tidak. Memang siapa mereka?

Jangan anggap diriku lemah. Memang sekarang aku tak ada teman, tapi lihat saja. Masalah akan slalu datang di setiap diri manusia. Masalah terbesar ada di dalam dirimu sendiri. Sekarang aku sedang mencoba untuk mengalahkan diriku ini.

Kau punya masalah? Hadapilah!

Tak ada gunanya kan mengulur waktu dan terus menghindar?

Kau buang waktu hidup mu secara cuma-cuma. Hanya karna apa? Teman!

Hoho. Bukan teman kurasa, lalu apa? Sahabat!

Aku berkali-kali mensugesti diriku agar.... tidak percaya dengan apa itu teman. Haha.

Heii.. aku puitis? Melankolis?

That's me!!