Yellow! :B You've stepped into an Idiot's paradise. Remember to tag~! ^^ -chuu-
Disclaimer
Welcome to my blog. Before anything else please follow these rules : No ripping, spamming, and any type of childish acts. Respect is a must. Best-viewed with screen resolutions 1024x768. Enjoy your stay and have fun!
Navigations

Home About Joined Profile Links Credits
Webmistress
Photobucket
My name is Angeline. You can call me Angel.
I'm 14 years old -this year-.
I love all about Korea, so maybe this blog will be full of Korea's thing.
Haha. Nice to know you, all!

Hater : Hello! Click Me!



Blabberings




Daily Reads
Achii
Aileen
Ichii
Angel's first blog
Dyanjean
Xuewen
Rei [appa]
Info Bee

My Plurk
Plurk.com


Apa sih hidup itu?
Written at Wednesday, April 14, 2010 | back to top

Haha. Aku kembali lagi.

Kurasa memang lebih enak pakai bahasa Indonesia, wkwk.. Jadi saia lebih bebas untuk menuliskan apa yang ingin saia tulis. Hoho.


Jadi, sesuai dengan judul postingan. Apa sih hidup itu?

Aku lagi pengin ngebahas tentang apa arti kehidupan.


Guru bimbingan-ku pernah menyinggung tentang apa kehidupan itu. Kesimpulannya, kita hidup itu untuk mati. Kok bisa? Yah... jika ada awal, pasti ada akhir. Kita hidup, toh ujung-ujungnya juga kita mati.

Benar kan? Jawab saja benar.

Jadi, apa yang harus kita lakukan di dalam hidup yang akan berakhir mati ini?

Berbuat sepuasnya? Melakukan apa saja yang kau suka -baik itu positif atau negatif- ?

Heii.. bagaimana dengan berbuat sesuatu yang berguna?

Sekarang mari kita berpikir. Apa kita sudah berbuat sesuatu yang berguna di dalam hidup kita?


Kau tanya padaku? Aku akan dengan cepat menjawabnya, belum.

Aku sendiri selalu berpikir, bagaimana caranya membuat sesuatu menjadi berguna dalam hidupku?

Hmm.

Aku membuat orang-orang tertawa. Apa itu berguna?

Aku menghibur atau memberi saran kepada orang yang sedang sedih. Apa itu juga berguna?

Entahlah..


Kapan sih kita mati?

Haha. Pertanyaan ini kurasa termasuk pertanyaan yang bodoh dan sebenarnya tak perlu dijawab.

Tapi aku ingin bertanya saja.. Heii, bertanya tidak membuat dosamu bertambah, kan?

Aku mengulang pertanyaanku lagi. Kapan sih kita mati?

Tak ada yang tahu, pastinya.

Bisa saja besok, minggu depan, tahun depan, bulan depan, satu jam kedepan, bahkan satu menit kedepan!


Jadi kematian itu sendiri adalah satu diantara sejuta -atau semilyar, bahkan tak terhingga- hal-hal yang tak pasti.